Quantum Ikhlas - Teknologi Aktivasi Hati Nurani
Teknologi Quantum Ikhlas tidak semata membantu anda memiliki harta yang anda inginkan. Ia juga tidak sekedar memudahkan anda mengerjakan hal-hal yang anda inginkan. Teknologi Quantum Ikhlas akan membantu anda menjadi orang yang berhak memiliki dan mengerjakan apa yang anda inginkan, dengan lebih mudah. (Erbe Sentanu)
Sore ini saya baru ke Gramedia, entah kenapa perhatian saya terpicu untuk melihat ke satu buku berjudul Quantum Ikhlas, buku yang baru saja terbit, tanpa menyadari bahwa di blog Pak Roni TDA juga baru saja direferensi. Apa ini Hukum Ketertarikan lagi? Apa mungkin karena dulu saya pernah kerja di Quantum (perusahaan harddisk komputer yang dulu sangat terkenal) atau karena saya sering mendengar kata Quantum Physics dari The Secret, makanya saya iseng melihat bolak-balik buku tersebut. Ternyata di halaman belakang buku tersebut ada logo The Secret! Wah ini pasti ada hubungannya!
Setahu saya, Quantum Physics atau Fisika Quantum adalah pencarian ilmuwan tentang hakekat zat, diuraikan menjadi bagian terkecil, dari tubuh menjadi sel, dari sel menjadi atom, lalu neutron dan seterusnya. Agak rumit menjelaskannya karena memang belum saya pelajari, tapi ada satu hal yang pernah saya dengar, sangat mempengaruhi pandangan saya tentang hidup.
Quantum Physic menemukan bahwa zat terkecil seperti cahaya bisa membingungkan ilmuwan pengamatnya. Saat cahaya diamati sebagai gelombang, ilmuwan tersebut bisa mengukur cahaya sebagai gelombang. Saat diamati sebagai partikel, ilmuwan tersebut bisa mengukur partikel cahaya.
Lalu ada juga semacam atom yang kalau hendak diamati/diukur kecepatannya malah diam tidak bergerak, saat hendak diamati besarnya malah bergerak dan tidak bisa diukur! Para ilmuwan Quantum Physics membuktikan bahwa zat terkecil di dunia memiliki karakteristik mewakili sifat manusia, bisa terpengaruh bahkan oleh pengamatan manusia. Di saat ilmuwan mengamati, melepaskan satu sinyal pikiran untuk mengamati, pikiran manusia bisa mempengaruhi zat terkecil tersebut.
Jadi disimpulkan, bahwa tidak mungkin kita tidak mempengaruhi lingkungan sekitar kita apabila kita berpikir, mengamati, melihat atau bahkan berbicara. Mungkin Anda pernah dengar bahwa kristal air pun bisa berubah bentuknya karena ucapan atau karena pikiran kita? Dr. Masaru Emoto, pengarang buku Miracle of Water, telah membuktikannya dalam penelitian laboratorium bahwa bentuk kristal air dipengaruhi oleh pikiran manusia. Jadi benar bahwa kekuatan pikiran, yang diterangkan dalam The Secret sebagai Hukum Ketertarikan, benar-benar bekerja setiap waktu.
Selain itu, Quantum Physics juga membuat ilmuwan terkaget-kaget, ternyata semakin diselidiki dengan cara yang semakin ilmiah, malah semakin yakin akan kekuasaan Tuhan ada di dalam partikel yang terkecil. Memang banyak ilmuwan di dunia yang seakan menafikan Tuhan, tapi ahli Quantum Physics malah semakin dekat dengan Tuhan. Jadi siapa bilang, ilmu pengetahuan tidak sejalan dengan agama? Itu mungkin karena ilmu pengetahuan yang dipelajari belum terlalu mendalam seperti Quantum Physics.
Kembali ke Quantum Ikhlas, kalau memang website e-katahati.org memahami Quantum seperti di atas, lalu menggabungkannya dengan keikhlasan manusia, serta jalan Ketuhanan, maka yang terjadi adalah bahwa manusia tidak perlu ragu-ragu lagi dalam menentukan tujuan hidupnya. Karena kehidupan manusia memang punya tujuan yang lebih besar untuk sesama, karena Tuhan memang ingin manusia hidup bahagia, sukses dan berkelimpahan.
Quantum Ikhlas mengetahui The Secret, sudah mempraktekkannya, dan berusaha menjalankannya dengan pemahaman yang lebih mengarah pada hati nurani. Dan pemahaman ini lahir dan berkembang di Indonesia…
Bukankah ini sesuatu yang dahsyat?
***
Berikut ini petikan dari website Quantum Ikhlas http://e-katahati.org
Setiap manusia mandiri selalu berusaha memperbaiki dan melakukan perubahan dalam hidupnya. Dan perubahan meski banyak didambakan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.
Sementara, tidak akan ada perubahan mendasar dan permanen akan terjadi tanpa dimulai dari dalam diri sendiri.
Banyak yang dilakukan manusia untuk memperbaiki kehidupannya. Dan seperti banyak orang kita pun senantiasa bekerja keras berusaha berubah agar bisa menikmati hidup yang lebih menyenangkan.
Ironisnya jarang sekali kita bertanya: Apakah usaha dan tenaga yang kita keluarkan untuk itu - melalui kerja-keras, melalui buku-buku positif, kaset-kaset motivasi, berbagai training pengembangan pribadi dan aneka usaha untuk berubah menjadi orang yang lebih baik - sudah sepadan dengan hasilnya? Singkatnya, apakah hidup kita sudah seperti yang kita kehendaki atau setidaknya mendekati harapan kita?
Banyak orang menemukan prestasi yang “rasanya” masih jauh dari harapannya, meski di dalam hati mereka merasa mampu dan merasa berhak mendapat hasil yang lebih baik. Sebagian lagi hidupnya seperti berputar dalam lingkaran atau berjalan ditempat tak tentu arah. Seolah betapapun kerasnya usaha yang kita keluarkan dan betapapun positifnya kita berpikir, kualitas hidup yang lebih baik tetap jauh dari kenyataan. Dan, hidup menjadi sebuah peruntungan yang sulit ditebak.
Kami sangat memahami perasaan itu karena dulu kamipun merasakan hidup yang demikian. Sampai akhirnya kami menemukan kunci rahasia sukses dan kebahagiaan lahir-bathin yang kami sebut :
Teknologi Quantum Ikhlas
Teknologi Aktivasi Hati Nurani
Siapapun memanfaatkan The Power of Quantum Ikhlas® akan merasakan hidupnya meningkat lebih baik, dan seringkali diluar jangkauan imajinasinya. Karena melalui kompetensi teknologi hati yang dikuasainya ia mulai mengatahui, memahami dan dengan sadar membiarkan dirinya dituntun oleh Kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda bisa kunjungi websitenya di http://e-katahati.org
the.secret.id
One Response to “Quantum Ikhlas - Teknologi Aktivasi Hati Nurani”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
June 15th, 2007 at 12:08 am
Law of Atraction?
Setelah baca artikel diatas saya langsung tertarik dan ke gramedia untuk beli buku quantum ikhlasnya Pak Nunu juga the secret,
Setelah saya membaca buku-buku tersebut saya berharap supaya diadakan seminar di surabaya.
Beberapa hari kemudian tepatnya 15 juni 2007 akan ada seminar quantum ikhlas di surabaya, tanpa pikir panjang jauh-jauh hari saya mendaftarkan diri ikut seminar tersebut besok jumat, semoga saja Pak Nunu dapat menjabarkan lebih detil apa itu quantum ikhlas.